Biru Senja

oktira. love chocolate. love children. love to travelling and doing outdoor activities.waiting a chance to be a teacher.

3 am.
waktu untuk bangun.

Tenang, aku tak serajin itu kok. Bangun, ritual sembahyang secukupnya, tak lupa minta ini minta itu, doa untuk mama papa, si anu, si itu bla bla blaaa. Amin

“Ah, masih jam 5, masih gelap”, pikirku.

Tak kurang semenit, diriku sudah terhempas lagi, entah kemana. Sulit mengingatnya. Otak ini nampaknya sudah terlalu sibuk mengatur otot antartulang rusukku berkontraksi dan berelaksasi, tak sempat merekam memori. Sudah tak berasa lagi sedang mimpi apa. Sudah tak berasa lagi. Sungguh.
Ahh, ya sudahlah, yang penting tidur. Lagi.

Tok tok tok.. .
“Tira, ayo sarapan!” 

Mama? Ahh mama? “Iya maaa.. .”, teriakku.

Tunggu! Tunggu dulu. Ini kan masih di kos.
Kebanyakan tidur. Kebanyakan mimpi.

Itu bukan suara mama. 

Saat itu kau memakai kerudung putih dan -masih- sepasang lengkap piyama tidur. Ahh, senyummu itu, sambil berkata, “Tira sayang, ayo sarapan, di kamarku ya”. Nasi putih, tumis brokoli hijau kesukaanku, tempe goreng kesukaanku plus kerupuk dan sambel kesukaanku. Semuanya kesukaanku. Tambah lagi, teh manis panas kesukaanku. Kita duduk di lantai. Melingkar. Mulutmu memulainya dengan menceritakan apa yang kau alami dari kemarin pagi hingga pagi lagi. Lima menit kemudian kita tertawa, diam lagi, ketawa lagi. 

Masakanmu ini tak seenak kantin Ayu atau kantin Imut langgananku. Tapi, lidah ini cuman mengenal dua rasa : Enak dan sangat enak. Jadilah tentu saja kubilang enak masakanmu. Lidah ini toh lama-lama terbiasa juga. Masakanmu yang enak lama-lama jadi sangat enak. Every morning! sampai lidah ini menganggap masakanmu sangat enak.

Kau ini siapa sih? tanyaku. Almost-every-morning ngajak aku sarapan bareng. Kau ini bukan siapa-siapaku. Kau ini asing.
Kau bukan malaikat. Kau bukan juga setan. Kau ini manusia biasa. Kita sama. Manusia biasa. Tetap saja, ini tak mungkin kataku. Hanya malaikat yang bisa melakukan ini. Jangan-jangan kau ini malaikat yang menyamar jadi manusia? 
Imajinasiku berlebihan.


“Manusia bisa jadi super malaikat atau super iblis” (Ustadz Syamsu)

—————————————————————————————————

thx sarapan paginya, cantik
Kau temen kos paling baik sedunia :D


 

  1. oktira posted this